Home » , » Ramalan Bencana Prabu Jayabaya dan Mitos yang Mendukungnya

Ramalan Bencana Prabu Jayabaya dan Mitos yang Mendukungnya

Artikel ini terinspirasi dari pertanyaan mas @FauzNugrahaP tentang Jayabaya dan ramalan terbelahnya pulau Jawa. Mengapa saya kasih judul bencana ? ya karena hanya mekanisme itu yang paling kerap dijadikan alasan untuk mempercayai mitos terbelahnya pulau Jawa. Walau sebenarnya bisa juga terkait analogi politis atau sosial :D

Sebelum masuk ke inti masalah, kita cari tau dulu seperti apakah isi ramalan Prabu Jayabaya itu? seperti apa kalimatnya? dan pemahaman apa yang berkembang ditengah masyarakat?

Ramalan Jayabaya atau lebih tepatnya disebut Jangka Jayabaya adalah tradisi Jawa yang secara turun temurun dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kediri. Ramalan yang disebut-sebut akan membuat pulau Jawa terbelah itu terdapat dalam bait ke 164 yang berbunyi :

Putra kinasih swargi kang jumeneng ing gunung Lawuhiya yayi bethara mukti, hiya krisna, hiya herumukti mumpuni sakabehing laku nugel tanah Jawa kaping pindho ngerahake jin setan kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyokinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula wedalan dhepe triniji suci bener, jejeg, jujur kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong.

Diartikan sebagai berikut :
Putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti menguasai seluruh ajaran (ngelmu) memotong tanah Jawa kedua kali mengerahkan jin dan setan seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda tajamnya tritunggal nan suci benar, lurus, jujur didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong.

Kemudian banyak kalangan yang memaknai kalimat " Memotong tanah jawa kedua kali " seperti ini :
Dulu Jawa sudah pernah terbelah sekali. Yaitu saat Jawa dan Sumatera pernah bersatu di ujung kulon kemudian letusan maha dahsyat gunung Krakatau memisahkannya menjadi dua pulau yang terpisah oleh selat Sunda. Berpijak pada kalimat Jangka Jayabaya kelak Pulau Jawa akan terpotong lagi dan itulah yang jadi peristiwa kedua.

Apakah cerita diatas yang jadi asal usul akan lahirnya mitos " Pulau Jawa akan Terbelah ? ". Bukan, bukan itu saja maksud saya, masih ada dua lagi penyebab mitos ini begitu diyakini sebagian masyarakat. Duuuaaaa lagi...

Komplek Patahan Besar Purba
Kebumen-Muria (Jawa) - Meratus (Kalimantan)
Membentang sepanjang ± 1.000 km, dari Karangbolong menuju ke arah timur laut melewati Semenanjung Muria dan dasar Laut Jawa hingga berujung di Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan.
Peta patahan ini bisa dengan mudah ditemukan lewat pencarian Google. Berikut gambaran sederhananya...
patahan membelah jawa

Patahan ini tentu saja dipahami oleh ilmuan yang membuat petanya, namun tak serta-merta dipahami awam yang menginterpretasikannya, atau bisa juga sengaja diinterpretasikan berbeda oleh oknum tertentu untuk menciptakan mitos. Sehingga patahan yang membelah pulau Jawa ini dianggap bisa sewaktu-waktu bergeser dan memisah pulau Jawa bagian Barat dengan Jawa di sebelah timurnya. Mengapa saya sebut sengaja diciptakan? Karena isu ini marak dihembuskan pasca gempa Bumi Jogja Mei 2006.

Gunung Slamet
Salah satu mitos tua yang diceritakan secara turun temurun. Konon apabila Gunung Slamet meletus maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian. Timbul rekahan besar yang memanjang dari utara ke selatan. Masing-masing wilayah kemudian akan bergeser dan saling menjauh. Mitos ini kemudian dihubungkan dengan ramalan Jayabaya yang menyebutkan jika suatu saat nanti pulau Jawa bakal terbelah dua. Sungguh dahsyat dan mengerikan.

mitos gunung slamet terbelah
Foto : www.cohp.org
Memiliki postur tertinggi di Jawa tengah 3.428 mdpl, lokasinya berada di Jawa bagian "Tengah" sekaligus juga berada agak di "Tengah Pulau Jawa". Mmm... mungkin ini yang "membenarkan" anggapan itu. Yang "di tengah" memang selau menarik untuk diutak-atik :D

Dari uraian singkat di atas ada 3 pertanyaan besar yang harus dijawab, yaitu :
Benarkah Pulau Jawa pernah terpisah dengan Sumatera ?!
Benarkah Pulau Jawa bisa terbelah oleh patahan ?!
Benarkah letusan besar Gunung Slamet mampu memisah Pulau Jawa
Benarkah kalimat "memotong tanah Jawa" artinya pulau Jawa yang terbelah secara geologis?
Nah... Sekarang kita utak-atik satu persatu... Tak perlu panjang lebar, singkat saja. Mari kita mulai.

Biar santai bikin dulu segelas kopi, lalu baca kelanjutannya disini
Gempa Bumi dan Gunung Meletus, Mungkinkah Pulau Jawa Terbelah ?
Share Artikel di Medsos
DMCA.com Protection Status
Copas Artikel Silakan Cantumkan link sumber
Follow Sosmed Jogja Uncover
Facebook Twitter
Terima Kasih Sudah Membaca Ramalan Bencana Prabu Jayabaya dan Mitos yang Mendukungnya

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »